Wajib Pajak Yang Melakukan Pemekaran Usaha Dapat Menggunakan Nilai Buku?

Untuk dapat memakai nilai buku ini, wajib pajak harus terlebih dahulu menyampaikan permohonan kepada Ditjen Pajak (DJP). Tata cara penggunaan nilai buku saat pemekaran usaha diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 56/2021. Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mengajukan permohonan penggunaan nilai buku untuk pemekaran usaha.

Siapa saja yang melakukan pemekaran usaha yang dapat menggunakan nilai buku?

Wajib Pajak yang melakukan pemekaran usaha yang dapat menggunakan nilai buku adalah : a. Wajib Pajak yang belum Go Public yang akan melakukan penawaran umum perdana ( Initial Public Offering ); atau b. Wajib Pajak yang telah Go Public sepanjang seluruh badan usaha hasil pemekaran melakukan penawaran umum perdana ( Initial Public Offering ).

Apakah kedua perusahaan yang melakukan penggabungan usaha sama-sama merugi dapat menggunakan nilai buku atas pengalihan harta?

Pertama, apabila ternyata kedua perusahaan yang akan melakukan penggabungan usaha sama-sama merugi, maka sebenarnya masih terbuka kemungkinan untuk dapat menggunakan nilai buku atas pengalihan harta sesuai Pasal 1 ayat (3) PMK 52/2017 jo.

Apa yang dimaksud dengan pemekaran usaha?

Pemekaran usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (6) adalah pemisahan satu Wajib Pajak Badan yang modalnya terbagi atas saham menjadi dua Wajib Pajak Badan atau lebih dengan cara mendirikan badan usaha baru dan mengalihkan sebagian harta dan kewajiban kepada badan usaha baru tersebut yang dilakukan tanpa melakukan likuidasi badan usaha yang lama.

Berapa lama kegiatan usaha Wajib Pajak yang menerima harta dalam rangka pemekaran usaha wajib?

kegiatan usaha Wajib Pajak yang menerima harta dalam rangka pemekaran usaha wajib berlangsung paling singkat 5 (lima) tahun setelah tanggal efektif pemekaran usaha; dan f.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Adblock
detector