Dpp Yang Digunakan Sebagai Dasar Penghitungan Ppn?

Dalam penghitungan pajak, dibutuhkan Dasar Pengenaan Pajak (DPP). Dengan mengetahui DPP, lalu dikali dengan tarif pajak yang terkait, maka dapat menentukan pajak yang terutang. DPP digunakan salah satunya untuk menghitung besarnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terutang.

Apa yang dimaksud dengan DPP PPN?

Secara garis besar, DPP PPN adalah harga yang dibebankan pada penjual barang atau jasa saat transaksi atau sederhananya DPP PPN merupakan harga dari sebuah barang atau jasa yang diserahkan. Sedangkan PPN adalah pajak yang dipungut atas Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang memiliki pertambahan nilai.

Apa yang dimaksud dengan DPP penggantian?

DPP Penggantian Penggantian yang dimaksud adalah nilai uang dari semua biaya yang diminta atau yang seharusnya diminta oleh pemberi jasa karena penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP). Nilai penggantian ini tidak termasuk PPN yang dipungut menurut UU PPN serta potongan harga yang dituliskan pada Faktur Pajak.

Bagaimana cara menghitung DPP?

Contoh perhitungan DPP adalah sebagai berikut: Kasus: PT. Nur menjual perangkat komputer dengan harga Rp15.000.000 dan tidak termasuk PPN di dalamnya kepada PT. Pelita. Maka, DPP atas penjualan perangkat komputer tersebut sebesar Rp11.000.000. Nah, cara menghitung PPN atas pembelian tersebut adalah PPN terutang = 10% x Rp11.000.000 = Rp1.100.000.

Apa yang dimaksud dengan besarnya DPP PPN Menurut Vat Directive?

Atau dengan kata lain, besarnya DPP PPN menurut VAT Directive adalah jumlah total dari nilai yang diperoleh atau seharusnya diperoleh oleh pihak yang menyerahkan barang dan/atau jasa beserta komponen-komponen lainnya seperti tersebut di atas. Namun, perlu diperhatikan bahwa PPN itu sendiri tidak pernah menjadi bagian dari DPP PPN.

See also:  Dibawah Ini Yang Merupakan Bumn Adalah?

Apa saja yang termasuk DPP PPN?

b. Jenis Dasar Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai ( DPP PPN )

  1. DPP Harga Jual. Harga jual merupakan nilai uang dari semua biaya yang diminta atau yang seharusnya diminta oleh penjual karena penyerapan suatu Barang Kena Pajak (BKP).
  2. DPP Penggantian.
  3. DPP Nilai Ekspor.
  4. Nilai Impor.
  5. DPP Nilai Lain.

Apa yang menjadi dasar pengenaan pajak DPP yang digunakan dalam perhitungan PPN?

Dasar Pengenaan Pajak PPN adalah jumlah Harga Jual, Penggantian, Nilai Impor, Nilai Ekspor, atau nilai lain yang dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang (Pasal 1 angka 17 UU Nomor 42 TAHUN 2009).

Apa yang dimaksud dengan DPP PPN?

Pengertian Dasar Pengenaan Pajak (DPP) adalah :

Dasar Pengenaan Pajak adalah jumlah Harga Jual, Penggantian, Nilai Impor, Nilai Ekspor, atau nilai lain yang dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang.

4 Apa saja dan jelaskan dasar pengenaan pajak?

Dasar Pengenaan Pajak adalah jumlah Harga Jual, Penggantian, Nilai Impor, Nilai Ekspor, atau Nilai Lain yang dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang.

Apakah 1 juta kena PPN?

Belanja barang (pembelian ATK, bahan Kimia, supplies, spanduk, dll) dengan masing-masing nilai transaksi dalam 1 (satu bulan) dengan toko yang sama jumlah transaksi kurang dari Rp.1.000.000,- (satu juta), maka tidak dikenakan PPN (pajak tambahahan nilai) dan PPh.

Apa itu PPN dan contohnya?

PPN adalah singkatan dari Pajak Pertambahan Nilai, yang artinya Pajak yang dikenakan atas setiap penyerahan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak dalam proses peredaran dari produsen ke konsumen. Dalam Bahasa Inggris dikenal dengan istilah Value Added Tax (VAT).

Apa yang menjadi dasar pengenaan pajak DPP pada Pajak Penjualan atas Barang Mewah PPnBM?

Objek yang menjadi dasar pengenaan pajak atas PPnBm ini merupakan penyerahan BKP yang mewah yang dilakukan oleh pengusaha yang menghasilkan atau memproduksi BKP yang mewah tersebut ke dalam daerah pabean dalam kegiatan usahanya, dan penyerahan BKP yang mewah yang dilakukan oleh pengimpor yang akan dikenakan pajak

See also:  Minyak Masku Dari Pt Apa?

Apa dasar hukum yang digunakan untuk menentukan besarnya tarif PPN dan PPnBM?

Dasar hukum PPnBM adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang sudah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009.

Bagaimana perhitungan PPN?

Untuk menghitung PPN, kita harus menggunakan rumus yakni: tarif PPN x Dasar Pengenaan Pajak (DPP) atau 10% x DPP. Agar lebih mudah memahami penggunaan tarif tersebut, mari kita lihat bersama contoh kasus di bawah ini: Contoh: Eka merupakan PKP yang menjual BKP pada PT. Indah dengan harga Rp20.000.000.

Deskripsi Apa yang dimaksud dengan DPP?

Pengertian Dasar Pengenaan Pajak (DPP)

Dasar Pengenaan Pajak adalah nilai uang berupa jumlah harga jual, penggantian, nilai impor, nilai ekspor, atau nilai lain yang dijadikan sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang.

4 Apa pengertian PPnBM?

PPnBM adalah pajak yang dikenakan selain Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk penjualan barang-barang yang tergolong mewah. Intinya, barang mewah yang kita beli ini kena pajak yang tergolong mewah. Pajak satu ini sudah satu paket dalam Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Adblock
detector