Apa Yang Dimaksud Dengan Wali Hakim Dalam Pernikahan?

Wali Hakim adalah wali nikah yang ditunjuk oleh Menteri Agama atau pejabat yang ditunjuk olehnya, yang diberi hak dan kewenangan untuk bertindak sebagai wali nikah.

Apa yang dimaksud dengan wali hakim?

Wali hakim adalah wali yang diangkat oleh calon pengantin apabila wali nasab sudah tidak ada, berhalangan hadir, atau melimpahkan tanggung jawabnya kepada wali hakim. Sesuai dengan namanya, wali ini umumnya berasal dari hakim atau qadhi. Ilustrasi Menikah.

Apakah wali hakim bisa menikahkan?

Tapi wali hakim bisa menikahkan juga dalam keadaan tertentu antara lain: (a) lokasi wali jauh melebihi 85 km (bolehnya shalat qashar); (b) ayah tidak mau atau menolak menikahkan putrinya tanpa alasan yang syar’i; (c) wanita tidak punya wali kerabat. Dalam ketiga keadaan ini, maka wanita tersebut boleh meminta wali hakim untuk menikahkan.

Siapa saja yang tidak bisa disebut wali hakim?

Dengan demikian, siapapun yang TIDAK berstatus sebagai pejabat resmi KUA atau yang sepadan dengannya dalam hirarki pemerintahan, dia tidak bisa disebut sebagai wali hakim. Kiyai, Ustad, guru ngaji, apalagi teman, tidak bisa disebut wali hakim.

Apakah nikah siri bisa dilakukan dengan wali hakim?

Ini kalimat yang bertentangan, karena yang namanya nikah siri pasti tidak tercatat, dan tidak mungkin dilakukan dengan wali hakim. Sehingga bisa dipastikan, wali hakim yang disebutkan dalam pertanyaan BUKAN petugas resmi KUA, atau dengan kata lain wali gadungan.

Siapakah yang berhak menjadi wali hakim?

Adapun yang termasuk wali hakim antara lain kepala pemerintahan, khalifah, penguasa, atau qadhi nikah yang diberi wewenang oleh kepala negara untuk menikahkan wanita yang berwali hakim. Bila orang-orang itu tidak ada, wali hakim bisa berasal dari orang terkemuka di suatu masyarakat.

See also:  Apa Saja Peran Bumn?

Hukum nikah dengan wali hakim?

Nikah siri dengan Wali Hakim tentu dibolehkan, asalkan sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam, Pasal 23 ayat (1) yang menyatakan bahwa: ‘Wali hakim baru dapat bertindak sebagai wali nikah apabila wali nasab tidak ada atau tidak mungkin menghadirkannya atau tidak diketahui tempat tinggalnya atau gaib atau adlal

Syarat menikah dengan wali hakim?

Wali hakim dan syaratnya

  • Wali nasab tidak ada;
  • Walinya adhal yang ditetapkan oleh Pengadilan Agama atau Mahkamah Syar’iyah.
  • Walinya tidak diketahui keberadaannya didasarkan atas surat pernyataan bermaterai dari calon pengantin, disaksikan oleh dua orang saksi, dan diketahui oleh Kepala Desa atau Lurah setempat.
  • Apa beda wali nasab dan wali hakim dalam pernikahan?

    Wali nasab merupakan wali nikah karena pertalian nasab atau pertalian darah dengan calon mempelai perempuan atau orang-orang yang terdiri dari keluarga calon mempelai perempuan yang berhak menjadi wali. Sedangkan wali hakim seseorang yang karena kedudukannya berhak melakukan akad perkawinan.

    Apakah penghulu bisa jadi wali hakim?

    Selain bertugas sebagai Pegawai Pencatat Nikah, penghulu juga mempunyai tugas menjadi wali hakim bagi calon mempelai perempuan yang tidak mempunyai wali nasab atau karena sebab tertentu wali nasab tidak dapat menikahkannya.

    Siapa saja yang berhak menjadi wali nikah perempuan?

    Simak berikut ini daftar urutan orang yang bisa menjadi wali nikah dalam Islam.

  • Ayah.
  • Kakek. Kakek yang dimaksud dalam hal ini ialah kakek dari pihak ayah.
  • Saudara lelaki kandung. Yakni saudara lelaki mempelai wanita yang tunggal ayah dan ibu.
  • Saudara lelaki seayah.
  • Paman.
  • Anak lelaki paman dari pihak ayah.
  • Berapa bayaran untuk wali hakim?

    Selain itu, lanjut dia, karena calon pengantin dari mempelai wanita seorang anak yatim piatu, maka diharuskan menggunakan wali hakim yang secara tidak langsung dari pihak KUA setempat. Namun untuk menggunakan wali hakim dari catin dikenakan biaya sebesar Rp300.000,.

    See also:  Pt Prima Karya Sarana Sejahtera Bergerak Dibidang Apa?

    Wali nikah apakah harus selalu ayah kandung?

    “Wali paling utama ialah ayah, kakek (ayahnya ayah), saudara lelaki seayah seibu (kandung), saudara lelaki seayah, anak lelaki saudara lelaki seayah seibu (kandung), anak lelaki saudara lelaki seayah, paman dari pihak ayah, dan anak lelaki paman dari pihak ayah. Demikianlah urutannya.

    Bolehkah wali nikah mewakilkan kepada orang lain?

    ‘Bisa dengan cara wali mewakilkan kepada orang yang memenuhi syarat untuk mewakilinya sebagai wali nikah untuk ijab,’ katanya. Pakar Fiqih Ustadz Ahmad Sarwat pun mengamini pendapat di atas. Wali nikah boleh tidak hadir dalam prosesi pernikahan, asal diwakilkan.

    Hukum menikah jika tidak ada wali?

    Seorang perempuan muslim diharamkan untuk menikahkan dirinya sendiri. Menikah tanpa wali bagi seorang perempuan menjadikan pernikahannya tidak sah. Tidak diizinkan selain wali sebagai wali dari pernikahan perempuan tersebut.

    Bagaimana jika ayah tidak mau menjadi wali nikah?

    Wali Adhol (wali yang enggan atau menolak menikahkan/wali yang membangkang). Dalam praktiknya, bisa dimohonkan/diajukan Wali Adhol terhadap ayah yang bersangkutan kepada pengadilan agama supaya dikeluarkan penetapan Wali Adhol, yang kemudian wali hakim di KUA yang bertindak sebagai pihak yang menikahkan.

    Apa itu wali hakim dan siapa yang dimaksud wali hakim itu jelaskan?

    “Wali hakim ialah wali nikah yang ditunjuk oleh Menteri Agama atau pejabat yang ditunjuk olehnya, yang diberi hak dan kewenangan untuk bertindak sebagai wali nikah.” Demikian sejumlah keadaan di mana pernikahan harus dilangsungkan dengan wali hakim atau petugas resmi dari pemerintah.

    Wali nikah ada 4 macam yaitu?

  • Wali Nasab. Wali nasab adalah wali nikah karena ada hubungan nasab dengan wanita yang akan melangsungkan pernikahan.
  • Wali Hakim.
  • Wali Tahkim.
  • Wali Maula.
  • Wali Mujbir dan Wali Adol.
  • Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    Adblock
    detector