Pajak Yang Pemungutannya Dapat Dialihkan Kepada Orang Lain Disebut Dengan?

Pembahasan. Jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah A. Pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat diahlikan atau digeser kepada pihak lain. Dengan kata lain, pemabayarannya dapat diwakilkan kepada pihak lain.

Apa saja jenis-jenis pajak berdasarkan sifat dan lembaga pemungutannya?

Jenis-jenis pajak berdasarkan sifatnya terdiri dari pajak subjektif dan pajak objektif. Sementara jenis-jenis pajak berdasarkan lembaga pemungutannya terdiri dari pajak pusat dan pajak daerah.

Apakah pajak tidak langsung dapat diwakilkan kepada pihak lain?

Dengan kata lain, pembayarannya dapat diwakilkan kepada pihak lain. Pajak tidak langsung tidak memiliki surat ketetapan pajak, sehingga pengenaannya tidak dilakukan secara berkala melainkan dikaitkan dengan tindakan perbuatan atas kejadian. Ada tiga unsur untuk mengenali pajak tidak langsung:

Apakah pengenaan pajak dilakukan secara berkala?

Artinya, pengenaan pajak tidak dilakukan secara berkala melainkan dikaitkan dengan tindakan perbuatan atas kejadian sehingga pembayaran pajak dapat diwakilkan kepada pihak lain. Baca Juga: Apa Saja yang Termasuk dalam Pajak Langsung dan Pajak Tidak Langsung

Apa yang dimaksud dengan pajak subjektif dan objektif?

Kemudian ada jenis pajak yang digolongkan berdasarkan sifatnya yakni pajak subjektif dan pajak objektif. Pajak subjektif adalah pajak yang berpangkal pada subjeknya sedangkan pajak objektif berpangkal kepada objeknya. Suatu pungutan disebut pajak subjektif karena memperhatikan keadaan diri wajib pajak.

Apa itu pajak objektif?

Sedangkan untuk pajak objektif sendiri merupakan jenis pajak yang tidak melihat kondisi dari Wajib Pajaknya melainkan dilihat dari sifat objek pajaknya.

Apa yang dimaksud dengan pajak langsung?

Definisi dari pajak langsung ini sendiri merupakan pungutan yang dibebankan kepada Wajib Pajak dan harus dibayarkan secara pribadi atau langsung oleh Wajib Pajak yang bersangkutan dan tidak dapat dibebankan kepada pihak yang lain.

See also:  Apakah Yang Dimaksud Sistem Pemungutan Pajak?

Apa saja contoh pajak langsung?

Contoh Pajak Langsung

  1. Pajak Penghasilan (PPh) Pajak Penghasilan (PPh) adalah pajak yang dibebankan kepada wajib pajak atas penghasilan atau pendapatan yang diterima dalam periode satu tahun pajak.
  2. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
  3. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Apa yang dimaksud dengan tarif pajak progresif?

Tarif pajak progresif merupakan tarif pemungutan pajak dengan persentase yang akan bertambah bersamaan dengan semakin besarnya jumlah yang digunakan sebagai dasar pengenaan pajak, dan kenaikan persentase untuk setiap jumlah tertentu setiap kali naik.

Apakah yang dimaksud tarif pajak regresif atau pajak degresif?

Jenis tarif yang terakhir adalah tarif tetap atau tarif regresif yang dimana saat pemungutan tarif pajaknya akan selalu tetap tanpa melihat jumlah dari keseluruhan dasar pengenaan pajaknya. Sehingga, tarif yang dikenakan besarannya sama bagi seluruh wajib pajak.

Apa itu official assessment?

Official Assessment System merupakan sistem pemungutan perpajakan yang memberikan wewenang kepada wajib pajak untuk menentukan besarnya pajak terutang pada fiskus atau aparat perpajakan sebagai pemungut pajak.

Jenis jenis pajak apa saja?

Jenis-jenis Pajak

  • Pajak Penghasilan (PPh)
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  • Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)
  • Bea Meterai.
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
  • Apa saja yang termasuk pajak objektif?

    Sedangkan contoh dari pajak objektif yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Dimana jenis pajak tersebut didasarkan pada sifat objek dan kondisi wajib pajaknya. Konsultan pajak BSD adalah pilihan tepat untuk urusan pajak anda.

    Apa perbedaan pajak langsung dan pajak tidak langsung?

    Pajak langsung adalah pajak yang dikenakan kepada wajib pajak setelah muncul atau terbit Surat Pemberitahuan / SPT Pajak atau Kohir yang dikenakan berulang-ulang kali dalam jangka waktu tertentu. Pajak tidak langsung adalah pajak yang dikenakan kepada wajib pajak pada saat tertentu / terjadi suatu peristiwa kena pajak.

    See also:  Pt Astra Visteon Indonesia Produksi Apa?

    Apa saja contoh pajak tidak langsung?

    Jenis Pajak Tidak Langsung

    1. Pajak Pertambahan Nilai atau PPN. PPN adalah pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang atau jasa dalam proses produksi maupun distribusi.
    2. Pajak Bea Masuk.
    3. Pajak Ekspor.

    Apa contoh dari pajak tidak langsung?

    Contoh umum pajak tidak langsung adalah bea masuk, bahan bakar, minuman keras, dan pajak rokok. Beberapa pajak tidak langsung juga dapat disebut sebagai pajak konsumsi seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

    Apa yang dimaksud dengan pajak tidak langsung?

    Pajak tidak langsung adalah pajak yang dimaksudkan untuk dilimpahkan oleh yang membayar kepada pemikul (konsumen), Jadi pajak ini dapat dilimpahkan atau dibebankan kepada pihak lain. Dengan kata lain, orang yang bertanggung jawab atas administrasi pajak dan pemikul pajak terpisah (lebih dari satu orang).

    PPh dikenakan kepada siapa saja?

    PPh yang dikenakan pada wajib pajak orang pribadi, yang terbagi atas pegawai serta bukan pegawai maupun pengusaha. PPh yang dibebankan atas penghasilan wajib pajak badan atau perusahaan, hingga objek yang dikenakan PPh itu sendiri.

    PPh dibebankan kepada siapa?

    Sementara, PPh adalah Pajak Penghasilan yang dikenakan kepada orang pribadi atau badan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dalam satu tahun pajak.

    Apa saja contoh pajak objektif?

    Sementara itu, contoh pajak objektif terdiri dari pajak pertambahan nilai (PPN), pajak bumi bangunan (PBB) serta pajak penjualan atas barang mewah PPnBM.

    Apa saja yang termasuk pajak subjektif?

    Contoh Pajak Subjektif

  • PPh Pasal 15. PPH pasal 15 akan dibebankan pada orang ataupun badan perusahaan yang dihitung secara khusus.
  • PPh Pasal 21.
  • PPh Pasal 22.
  • PPh Pasal 23.
  • See also:  Pt Royal Trust Bergerak Dibidang Apa?

    Apa yang dimaksud dengan objek pajak dan berikan contohnya?

    Objek pajak merupakan Segala sesuatu yang dapat dijadikan sasaran pajak atau dapat dikenakan pajak baik berupa keadaan, perbuatan, maupun peristiwa. Contoh objek pajak seperti: Objek Pajak PPh, Objek Pajak Bumi dan Bangunan, Objek Pajak Bea Materai.

    Mengapa PPN disebut sebagai pajak objektif?

    PPN juga termasuk dalam kategori pajak objektif, karena melihat dari sisi objek pajaknya. Setiap konsumen, yang juga merupakan wajib pajak dan subjek pajak, akan dikenai tarif PPN yang sama. Yang mana tarif tersebut sesuai dengan harga barang atau transaksi BKP dan JKP yang dilakukan.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    Adblock
    detector