Mengapa Penderita Diabetes Dianjurkan Mengkonsumsi Kentang?

Mengapa Penderita Diabetes Dianjurkan Mengkonsumsi Kentang
Mengapa penderita diabetes dianjurkan untuk mengkonsumsi kentang? Menjaga Kadar Gula Darah Terbelih bagi penderita diabetes.” Karena manfaat itulah, kentang sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Kentang mengandung pati resisten yang berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi bakteri baik yang terdapat di dalam usus.8 Apr 2021

Apakah kentang baik bagi penderita diabetes?

1. Bebas Gluten – Bukan hal lumrah lagi bahwa kentang dikenal sebagai makanan bebas gluten, Kentang dapat dijadikan pilihan yang tepat untuk menggantikan nasi sebagai makanan pokok karena kandungan karbohidrat di dalamnya tidak memiliki kadar gluten yang tinggi.

Apakah kentang mengandung kadar gula tinggi?

Bagaimana kentang mempengaruhi kadar gula darah? – Seperti makanan lain yang mengandung karbohidrat, kentang meningkatkan kadar gula darah. Saat Anda memakannya, tubuh Anda memecah karbohidrat menjadi gula sederhana yang masuk ke aliran darah Anda. Inilah yang sering disebut lonjakan kadar gula darah.

Hormon insulin kemudian dilepaskan ke dalam darah Anda untuk membantu mengangkut gula ke dalam sel Anda sehingga dapat digunakan untuk energi. Pada penderita diabetes, proses ini tidak seefektif itu. Alih-alih gula keluar dari darah dan masuk ke sel Anda, gula tetap beredar, menjaga kadar gula darah lebih tinggi lebih lama.

Oleh karena itu, makan makanan tinggi karbohidrat dan/atau porsi besar dapat merugikan penderita diabetes. Faktanya, diabetes yang tidak dikelola dengan baik terkait dengan gagal jantung, stroke, penyakit ginjal, kerusakan saraf, amputasi, dan kehilangan penglihatan.

Mengapa penderita diabetes dianjurkan makan?

Bagi penderita diabetes, tidak perlu berkecil hati tentang makanan. Karena tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa penderita diabetes sangat terbatas dalam memilih makanan yang aman untuk dikonsumsi. Sebenarnya, masih banyak makanan enak yang tentunya aman untuk dinikmati bagi penderita diabetes.

Penderita diabetes penting untuk memperhatikan kandungan yang dimiliki makanan serta gizinya. Karena apabila tidak sesuai dan salah asupan, kadar gula darah akan tidak terkontrol yang akan meningkatkan risiko timbulnya komplikasi diabetes. Oleh karena itu, pola makan penderita diabetes harus dijaga. Berdasarkan kandungan gizinya, terdapat beberapa makanan yang aman dikonsumsi bagi penderita diabetes: 1.

Karbohidrat kompleks Tubuh memerlukan karbohidrat, namun pada penderita diabetes akan lebih aman, sehat dan bergizi untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks. Walaupun secara umum, karbohidrat terbagi menjadi 2 jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

  1. Untuk penderita diabetes, dianjurkan untuk memperoleh karbohidrat dari sumber yang lebih sehat, seperti: · Umbi-umbian (kentang dan ubi jalar) · Legum (kacang polong dan buncis) · Gandum · Biji-bijian (beras merah dan oat) · Buah-buahan 2.
  2. Protein Protein merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk sumber energi, mendukung sistem kekebalan tubuh, membangun dan memperbaiki jaringan yang termasuk dalam 3 makronutrien selain lemak dan karbohidrat.
See also:  How To Use Papaya Leaves For Diabetes?

Namun, penderita diabetes harus lebih berhati-hati ketika memilih makanan berprotein serta memperhatikan kandungan lemak jenuh dan karbohidrat yang terkandung didalamnya. Makan berprotein yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes seperti: · Protein hewani: dada ayam tanpa kulit, daging sapi has dalam atau paha belakang, telur dan ikan berdaging putih · Protein nabati: kacang merah, kacang polong, kacang hitam, edamame, tahu dan tempe 3.

  • Serat Kadar gula darah pada tubuh dapat lebih terkendali dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat.
  • Makanan yang mengandung serat tinggi antara lain: · Sayur-sayuran · Buah-buahan · Biji-bijian · Kacang-kacangan 4.
  • Vitamin dan mineral Penderita diabetes perlu untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral agar kebutuhan gizi pada tubuh seimbang serta membantu menjaga kesehatan tubuh.

Makanan dengan kandungan vitamin dan mineral yang tinggi tersebut antara lain: · Sayuran hijau (mengandung vitamin A, C, E dan K, kalsium, potassium dan seng) · Jeruk (mengandung vitamin C, serat, potassium dan folat) · Stroberi (mengandung vitamin C) · Beri (mengandung vitamin C dan K, serat, potassium dan serat mangan) 5.

  • Lemak sehat Lemak terbagi menjadi 2, yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh.
  • Walaupun penderita diabetes harus menghindari mengonsumsi makanan berlemak, penderita diabetes juga masih memerlukan makanan yang mengandung lemak, tentunya lemak yang sehat.
  • Makan yang mengandung lemak sehat membantu menurunkan risiko timbulnya komplikasi diabetes seperti serangan jantung.

Makanan mengandung lemak sehat tersebut seperti: · Lemak tidak jenuh tunggal (minyak zaitun, minyak kanola, kacang almond, hazelnut, alpukat, biji labu dan wijen) · Lemak tidak jenuh ganda (minyak bunga matahati, minyak jagung, biji rami, kenari dan ikan) Meskipun hingga saat ini penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan, akan tetapi para penderita diabetes masih bisa mencapai dan meraih kualitas hidup yang optimal apabila mampu mengelola penyakitnya dengan baik, termasuk mengatur pola makanan sehari-hari.

Mengapa penderita diabetes dianjurkan makan nasi jagung?

1. Kandungan karbohidrat – Selain nasi, banyak orang yang memanfaatkan jagung sebagai makanan pokok berkat kandungan karbohidrat di dalamnya. Setiap 100 gram jagung mentah mengandung setidaknya 31,5 gram. Kandungan karbohidrat pada jagung memang cukup tinggi untuk pasien diabetes.

  • Namun, jagung mengandung lebih banyak karbohidrat kompleks, serat, dan protein, yang membuatnya lebih lama dicerna tubuh.
  • Etiga nutrisi ini juga berguna dalam mengendalikan kadar gula darah.
  • Pasalnya, serat pada jagung membantu memperlambat kecepatan tubuh memecah karbohidrat (glukosa) saat dilepas ke aliran darah.
See also:  Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Diabetes?

Itu sebabnya, jagung dianggap baik untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes meskipun terasa manis.

Berapa kadar gula pada kentang?

Indeks Glikemik Kentang – Indeks glikemik atau kandungan gula pada makanan merupakan satu hal penting yang harus diketahui penderita diabetes. Pasien sangat direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah daripada yang tinggi, karena makanan dengan glikemik tinggi akan meningkatkan kadar gula darah lebih cepat.

Bagaimana cara membedakan makanan atau minuman, apakah memiliki indeks glikemik tinggi atau rendah? Sederhananya, pasien diabetes dapat mengonsumsi jenis karbohidrat sederhana atau makanan yang hanya mengandung satu atau dua jenis gula yaitu fruktosa (gula pada buah) dan glukosa (gula pada produk susu).

Ketimbang jenis karbohidrat kompleks yang mengandung lebih dari tiga zat gula. Selain itu, karbohidrat sederhana dengan rantai molekul lebih pendek dapat lebih mudah dicerna daripada rantai molekul pada karbohidrat kompleks. Namun, sebuah penelitian pada Oktober 2020 lalu yang dilaporkan oleh verywellheath.com mengungkapkan hasil yang menarik terkait hal ini.

  1. Jurnal Clinical Nutrition menunjukkan data jika kentang bisa menjadi menu makanan yang cocok untuk diabetes.
  2. Setelah sebelumnya kita ketahui jika kentang adalah jenis dari karbohidrat bertepung dan mengandung indeks glikemik yang tinggi, kenyataannya setelah dilakukan uji coba pada 24 pria dan wanita dengan diabetes tipe 2, kentang tidak mengancam gula darah mereka.

Penelitian ini dilakukan dengan empat percobaan untuk mengonsumsi makanan porsi standar. Makan malam dengan kentang rebus, kentang panggang, kentang rebus yang didinginkan selama 24 jam, dan nasi basmati (nasi dengan indeks glikemik rendah) sebagai karbohidrat.

Setiap porsi makanan memiliki porsi 50% karbohidrat, 30% lemak, dan 20% protein. Hasilnya, dibandingkan dengan nasi basmati, makan malam dengan berbagai olahan kentang ternyata tidak menimbulkan respon glukosa setelah makan dan kontrol glikemik yang baik pada malam harinya. “Kentang sering mendapatkan reputasi buruk, tetapi pada kenyataannya kentang memberikan nutrisi yang cukup,” ungkap Chrissy Carroll, seorang ahli gizi kepada verywellheath.com.

Dibandingkan dengan nasi yang sama-sama tergolong dalam jenis karbohidrat kompleks, kentang memang memiliki lebih banyak nutrisi. Sebagai gambaran berikut adalah kandungan nutrisi pada sebuah kentang panggang 173g dengan kulit dan tanpa bumbu:

Kalori: 164 Lemak: 0.2g Natrium: 24mg Karbohidrat: 37g Serat: 4g (paling banyak ditemukan pada kulit kentang) Gula: 1.9g Protein: 4.6g

Tanpa mengesampingkan fakta jika kentang adalah karbohidrat kompleks, maka sebaiknya konsumsilah kentang saat tidak dalam keadaan perut kosong dan tanpa disertai dengan makanan pendamping lainnya seperti sayur dan protein. Selain itu, sebaiknya tidak mengonsumsi kentang ukuran sedang dalam satu kali makan, melainkan bagilah kentang menjadi beberapa porsi makanan.

Kedua cara ini dapat menjaga gula darah pasien agar tidak naik dengan cepat khususnya setelah makan. Jadi, pasien diabetes tetap dapat konsumsi kentang dengan aman dan tanpa khawatir! Jangan lupa, lengkapi diet untuk diabetes ini dengan pemilihan pengolahan kentang yang tepat. Pilihlah metode memanggang daripada menggoreng.

Ini adalah metode yang jauh lebih sehat selain untuk penyakit diabetes itu sendiri. Namun, apabila sowbat mendapatkan hasil yang berbeda setelah mengonsumsi kentang, seperti terjadi kenaikan gula darah, sebaiknya segera hentikan dan minumlah obat untuk menurunkan gula darah dari dokter, seperti acarbose.

See also:  What Does It Feel Like To Have Diabetes?

Apakah kentang lebih baik dari nasi?

Jadi, Lebih Sehat Mana? – Berdasarkan data di atas, nasi mengandung lebih banyak karbohidrat dan total kalori dibanding kentang dalam porsi yang sama. Hal itu menunjukkan, jika mengonsumsi 1 porsi nasi, Anda akan memperoleh lebih banyak kalori dibanding 1 porsi kentang.

Maka, kentang lebih cocok untuk diet atau bagi Anda yang ingin membatasi asupan kalori hariannya. Kentang pun lebih kaya akan kandungan vitamin, mineral, dan serat. Kandungan nutrisi tersebut tentu saja sangat baik bagi berbagai fungsi tubuh. Ditambah kandungan serat kentang yang 5-8 kali lebih tinggi dari nasi, hal ini membuat kentang lebih unggul untuk kesehatan pencernaan.

Artikel Lainnya: Mi Instan vs Nasi Putih, Mana yang Bikin Cepat Gemuk? Jadi, secara umum mengonsumsi kentang memiliki keunggulan ketimbang makan nasi. Walau begitu, rutin mengonsumsi nasi sebenarnya tidaklah buruk. Makan nasi setiap hari tidak otomatis akan membuat Anda terkena diabetes atau obesitas,

  • Namun, beda halnya ketika mengonsumsi nasi putih dalam jumlah banyak dan berlebihan.
  • Arena, kelebihan karbohidrat di dalam tubuh akan diubah menjadi lemak sebagai cadangan energi.
  • Jika lemaknya semakin banyak, maka akan berisiko terkena berbagai penyakit kronis, seperti diabetes dan kolesterol tinggi,

Oleh karena itu, konsumsilah nasi sewajarnya. Dapatkan informasi gizi lainnya di aplikasi KlikDokter, Anda juga bisa konsultasi ke dokter lebih cepat lewat Live Chat. (FR/AYU) Karbohidrat Nutrisi Diet

Apakah boleh makan kentang rebus setiap hari?

4. Melancarkan Pencernaan – Kentang rebus disebut bisa melancarkan pencernaan. Hal ini dikarenakan adanya kandungan serat pada kentang. Serat dapat membantu mencegah jenis kanker tertentu, terutama usus besar, dan membantu mengatur kadar gula darah serta kolesterol.

Adblock
detector