Hormon Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Diabetes Melitus Adalah?

Hormon Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Diabetes Melitus Adalah
Fungsi Insulin dalam Mengontrol Gula Darah Fungsi hormon insulin adalah membantu penyerapan glukosa dalam sel-sel tubuh untuk mengendalikan kadar gula darah. Sel-sel dalam tubuh kita membutuhkan energi untuk bekerja, karena itu dibutuhkan glukosa yang nantinya bisa diubah menjadi sumber energi.

Diabetes mellitus hormon apa?

Mengenal Si Diabetes Mellitus Hormon Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Diabetes Melitus Adalah Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas memproduksi jumlah hormon insulin secara memadai sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting.

  • Pada penyandang diabetes mellitus, tubuh mengalami kekurangan insulin atau insulin dalam tubuh tidak bekerja secara efektif, atau bisa juga disebabkan oleh kedua kondisi tersebut.
  • Hal itu diungkapkan oleh dr.Fitri, biasa disapa dr.
  • Fitri, seorang dokter dari Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta, saat mengisi program bincang-bincang live “RE MEDIKA” melalui Instagram Radio Edukasi Kemdikbud, pada Kamis 8 Oktober 2020, pukul 15.00 WIB.

Pada kesempatan itu dr. Fitri menjelaskan penyebab dari Diabetes Mellitus. “Penyebabnya banyak, penyebab munculnya gejala diabetes tipe 1 belum diketahui secara pasti. Sistem imun yang seharusnya melawan bakteri atau virus, justru menyerang produksi insulin.

Akibatnya, glukosa menumpuk di aliran darah dan tidak bisa terdistribusi ke sel-sel tubuh, Pada penyakit diabetes tipe 2, sel dalam tubuh menjadi resistan terhadap insulin. Pankreas kewalahan untuk menghasilkan insulin untuk mengatasi hal tersebut sehingga glukosa menumpuk dalam darah. Sama seperti penyebab diabetes tipe 1, penyebab gejala diabetes tipe 2 juga tak bisa ditentukan, Selain itu Faktor genetik dan lingkungan memiliki kemungkinan besar jadi penyebab munculnya gejala diabetes, obesitas juga bisa jadi penyebabnya.

Namun, ada pula penderita diabetes tipe 2 yang tidak mengalami obesitas jadi faktor ini belum bisa dibuktikan, ” ujarnya. Lebih lanjut dr. Fitri menjelaskan tentang apa stres bisa menyebabkan peningkatan gula darah. “Iya, ketika kita stres, seolah-olah tubuh kita itu terforsir untuk metabolisme tinggi, padahal kita tidak ngapa-ngapain, jadi ketika kita stres kemudian kadar gulanya tinggi, maka tubuh jadi tidak fokus untuk mengolah gula dahulu atau mengelola stres dahulu, jadi bingung sehingga tidak bisa menyelesaikannya dengan baik,” katanya.

Se lanjutnya dr. Fitri menjelaskan tentang gejala-gejala Diabetes Mellitus. “Iya jadi gejalanya didalam tubuh itu terjadi peningkatan kadar gula didalam tubuhnya, didalam darahnya, yang tidak bisa tertransfer didalam sel-sel tubuhnya, padahal sel tubuh ini butuh energi untuk bisa bekerja, maka dia akan meminta tolong kepada otak untuk memberikan energi, maka yang menjadi tanda gula darah orang itu tinggi, orang itu terlihat selalu lapar terus, padahal gulanya tinggi, karena gula yang tinggi ini tidak bisa masuk ke sel sehingga tubuhnya seakan-akan butuh gula terus, kemudain gula yang ada dipembuluh darah itu harus disaring oleh ginjal, sementara ginjal itu akan capek untuk menyaring gula yang banyak tersebut, maka ginjal tersebut akan mengendur, efeknya apa stabilitasnya meningkat, nah ini cairan yang bocor dari tubuh itu semakin banyak, sehingga gejala yang berikutnya yaitu sering pipis, kemudian terasa capek sekali, jadi gejalanya yaitu, gampang lapar, gampang haus, kebelit pipis, capek badannya, kadang-kandang orang jadi tampak kurus,” katanya.

Lebih lanjut dr. Fitri menjelaskan bahwa anak muda juga bisa terkena Diabetes Mellitus, “Iya, bisa tidak harus Diabetes Mellitus, ada sebagian tubuh dari si pasien itu organ-organ tubuhnya sudah pada kondisi menua, mungkin organ-organ tubuh ini sudah dipakai bertahun-tahun, sehngga muncul penyakit-penyakit seperti Diabetes Mellitus, Hipertensi, sakit ginjal, itu mestinya muncul saat sudah tua, tapi pada beberapa orang bahkan pasien paling muda terjadi gangguan pembentukan insulin sama Diabetes yang bukan karena gangguan insulin jadi pada pasien yang pankreasnya sudah rusak, dari kecil, maka dari awal dia sudah membutuhkan insulin, sementara orang –orang yang terkena diabetes bukan karena insulin adalah pasien-pasien yang kebanyakan gaya hidupnya nggak bagus, mengoknsusmsi makanan-makanan cepat saji, keadaan seperti itu menimbulkan kita lebih berisiko terkena Diabetes Mellitus, apalagi kalau tidak diimbangi dengan olahraga yang teratur, pola makan yang baik,” katanya.

Untuk pengobatan diabetes melitus sering disuntikkan hormon apa?

Insulin suntik adalah obat untuk memenuhi kebutuhan insulin pada penderita diabetes. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pankreas untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Selain mengatur kadar gula darah, hormon ini juga mengatur metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Hormon Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Diabetes Melitus Adalah Kondisi ini akan meningkatkan risiko terjadinya sejumlah komplikasi pada penderita diabetes, seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, kerusakan sel saraf, dan stroke. Insulin suntik diperlukan agar tidak terjadi penumpukan gula di dalam darah. Cara kerja insulin suntik sama dengan insulin alami, yaitu membuat gula dapat diserap oleh sel dan bisa diolah menjadi energi.

Hormon insulin penyakit apa?

Suntik Insulin bagi Penderita Diabetes Terganggunya hormon insulin adalah kondisi yang cukup berbahaya, sehingga Anda membutuhkan tambahan hormon buatan melalui suntik insulin. Kondisi ini umumnya dialami oleh penderita diabetes melitus.

See also:  Who Found Diabetes?

Hormon insulin disebut apa?

Hormon insulin merupakan bagian penting dari sistem metabolisme tubuh. Peran hormon insulin yang paling utama adalah membantu mengontrol gula darah. Gangguan pada hormon insulin dapat menyebabkan masalah kesehatan. Insulin adalah hormon alami yang diproduksi oleh pankreas, Hormon Yang Digunakan Untuk Mengobati Penyakit Diabetes Melitus Adalah

Apa perbedaan glikogen dan glukagon?

Pengertian Insulin dan Glukagon – Menurut Holst (2017), insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas dan bertugas dalam membantu hati dalam mengubah glukosa menjadi glikogen. Glikogen adalah gula yang disimpan dalam tubuh dalam bentuk otot. Glukagon adalah kebalikan dari insulin. Glukagon adalah hormon yang dihasilkan pankreas untuk menguraikan glikogen menjadi gula.

Apa perbedaan fungsi hormon insulin dan adrenalin?

apa perbedaan antara hormon insulin dan hormon adrenalin Hormon insulin merupakan hormon yg dihasilkan oleh kelenjar pankreas yg berfungsi u/ mengatur kadar gula darah dgn mengubah glukosa menjadi glikogen. sedangkan hormon adrenalin merupakan hormon yg dihasilkan oleh kelenjar adrenalin yg berfungsi u/ mengaatur kadar gula darah dgn mengubah glikogen menjadi glukosa. Adrenalin iti membuat kita menjadi lebih aktif : apa perbedaan antara hormon insulin dan hormon adrenalin

Suntik insulin diabetes apa?

“Kinerja hormon insulin sangat erat kaitannya dengan masalah diabetes. Tak heran mengapa pengidap diabetes membutuhkan suntik insulin untuk mengendalikan kadar gula dalam darah. Namun, penggunaan suntik insulin tidak boleh asal. Dosisnya harus sesuai dengan anjuran dari dokter sehingga obat pun bisa bekerja lebih maksimal.” Halodoc, Jakarta – Suntik hormon insulin biasanya dipakai untuk membantu mengendalikan kadar gula darah pada penyakit diabetes,

Cara kerja dari insulin buatan ini mirip dengan hormon insulin yang dibuat secara alami di dalam tubuh, yaitu membantu mengontrol kadar gula di dalam darah dengan mengubahnya menjadi energi. Tak hanya itu, insulin juga membantu mencegah organ hati membentuk gula berlebih. Jenis Suntik Insulin Menggunakan suntik insulin tentu harus berdasarkan petunjuk dan arahan dari dokter.

Biasanya, dokter terlebih dahulu akan melakukan beberapa pemeriksaan terhadap pengidap sebelum memberikan jenis maupun dosis suntik insulin, termasuk pemeriksaan fisik dan pendukung seperti pemeriksaan gula darah dan HbA1c. Jika dilihat dari cara kerja maupun durasi munculnya efek, suntik insulin dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

Insulin yang bekerja cepat atau rapid acting insulin,Insulin yang bekerja lebih pendek atau short acting insulin. Insulin yang bekerja lebih panjang atau long acting insulin,Insulin yang bekerja menengah atau intermediate acting insulin,Insulin campuran.

Pemberian suntikan hormon insulin bisa dilakukan sebelum makan atau malam hari sebelum tidur untuk menjaga kestabilan kadar gula dalam darah. Meski begitu, setiap jenis obat ini tentu punya cara kerja yang tidak sama. Inilah mengapa, penggunaannya juga harus sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing pengidap.

  1. Amu bisa langsung melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit untuk mendapatkan suntik insulin dari dokter.
  2. Buat janji di rumah sakit sekarang lebih mudah menggunakan aplikasi Halodoc,
  3. Segera download aplikasi Halodoc di ponsel kamu untuk mendapatkan kemudahan akses layanan kesehatan! Sudah pasti, kamu dilarang untuk mengganti jenis insulin, mengubah dosisnya, bahkan menghentikan pemakaiannya tanpa bertanya atau berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter.

Pasalnya, hal ini bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap kesuksesan terapi diabetes yang kamu jalani. Kondisi Pengidap Diabetes yang Membutuhkan Suntik Hormon Insulin Suntikan hormon insulin diberikan untuk pengidap diabetes tipe 1 dan 2 sebagai pengganti fungsi dari hormon insulin, hormon yang seharusnya dibuat oleh organ pankreas.

  • Penyakit diabetes tipe 1 membuat tubuh pengidap tidak mampu menghasilkan hormon insulin dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan, bahkan tidak bisa dibuat sama sekali.
  • Ondisi tersebut membuat suntik hormon insulin menjadi pilihan pengobatan paling utama untuk orang-orang dengan kondisi diabetes tipe 1.

Sementara itu, untuk penyakit diabetes tipe 2, tubuh masih mampu membuat hormon insulin secara alami. Namun, jumlah tidak mampu mencukupi atau sel yang berada di dalam tubuh tidak sensitif terhadap dampak dari hormon ini. Berkaitan dengan kondisi tersebut, dokter umumnya akan merekomendasikan terapi pengobatan lainnya, seperti disiplin menjalani gaya hidup sehat dan meresepkan obat diabetes dalam bentuk oral atau minum.

  1. Meski begitu, apabila diabetes yang terjadi semakin memburuk dan pengobatan lainnya tidak efektif, dokter akan merekomendasikan pemakaian suntikan hormon insulin pada pengidap.
  2. Diabetes menjadi salah satu masalah kesehatan yang bisa terjadi pada siapa saja, terlebih pada orang dengan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat.

Yuk disiplin menjalani pola hidup sehat mulai sekarang! Referensi:

Suntik insulin Untuk diabetes apa?

Suntik Insulin pada Penderita Diabetes – diberikan kepada penderita dan untuk menggantikan fungsi hormon insulin yang seharusnya diproduksi oleh pankreas. Diabetes tipe 1 membuat penderitanya tidak dapat menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup atau bahkan tidak diproduksi sama sekali. Kondisi ini membuat suntik insulin menjadi pengobatan utama bagi penderita diabetes tipe 1.

See also:  Mengapa Merokok Dapat Berpotensi Terkena Diabetes?

Sementara pada penderita diabetes tipe 2, tubuh masih bisa memproduksi insulin secara alami meski jumlahnya tidak mencukupi atau sel-sel di dalam tubuh tidak sensitif terhadap efek hormon tersebut.Pada kondisi ini, dokter biasanya akan menyarankan penanganan lain, seperti menjalani pola hidup sehat dan memberikan minum.Namun, jika kondisi diabetes yang dialami semakin memburuk atau bila metode penanganan diabetes lain sudah tidak lagi efektif, dokter akan menyarankan pemakaian suntik insulin.

Apa itu hormon tiroksin?

Hormon Tyroksin Rabu, 28 September 2022 16:04 WIB 1532 Tim Promkes RSST – RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Pernahkah Anda mendengar tentang hormon tiroksin? Meskipun jarang terdengar di kalangan awam dan tidak lebih populer dibanding hormon adrenalin dan hormon dopamin, faktanya hormon yang satu ini juga tidak kalah penting perannya bagi tubuh manusia.

Sama seperti jenis hormon lainnya, fungsi dan kadar dari hormon tiroksin ini perlu dijaga untuk tetap normal. Hormon tiroksin sejatinya merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid di dalam leher atau biasa disebut T4. Begitu selesai diproduksi, sejatinya hormon ini masih belum aktif, tetapi tetap dilepaskan ke darah dan disalurkan ke berbagai organ tubuh seperti ginjal.

Di dalam organ-organ tersebut, hormon tiroksin akan diubah menjadi bentuk aktifnya, yakni triiodothyronine atau yang biasa dikenal dengan hormon T3. Sebagai salah satu jenis hormon utama, hormon tiroksin ini memegang banyak peranan penting dan mengatur beberapa fungsi vital tubuh di antaranya adalah mengatur metabolism tubuh dan mengatur fungsi berbagai organ tubuh serta menjaga kesehatan tubuh kita secara keseluruhan.

Berbagai Fungsi Hormon Tiroksin Hormon tiroksin sebetulnya merupakan bentuk non aktif dari hormon tiroid. Saat dibutuhkan oleh sel dan jaringan tubuh, hormon tiroksin akan diubah menjadi bentuk aktifnya yaitu hormon T3. Hormon T3 inilah yang bekerja secara langsung pada sel dan jaringan tubuh. Berikut ini adalah beberapa fungsi hormon tiroksin di dalam tubuh : 1.

Mengatur Metabolisme Tubuh Metabolisme merupakan proses pembentukan energi dan suhu panas alami tubuh oleh seluruh sel dan jaringan tubuh. Jika metabolisme bermasalah, maka otomatis kinerja organ tubuh juga akan terganggu. Oleh karena itu, metabolisme perlu diatur agar dapat berlangsung dengan stabil.

  1. Hormon tiroksin inilah yang berperan untuk mengatur seberapa cepat atau lambat metabolisme berlangsung.2.
  2. Memelihara Fungsi dan Kerja Jantung Jantung bekerja tanpa henti untuk memompa darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh.
  3. Terkadang organ atau jaringan tubuh membutuhkan lebih banyak aliran darah.

Untuk mengatur proses tersebut, hormon tiroksin bekerja dengan cara memperkuat pompa jantung agar aliran darah tercukupi.3. Menjaga Fungsi Otak Hormon tiroksin juga berfungsi untuk memastikan otak tetap terjaga, waspada, dan sensitif terhadap keadaan di sekitar dan rangsangan yang diterima oleh tubuh.

  1. Etika hormon tiroksin dan T3 berkurang, maka tubuh akan menjadi lebih mudah mengantuk dan sulit berkonsentrasi.4.
  2. Menjaga Fungsi Organ Reproduksi Hormon tiroksin memiliki peran penting dalam mengatur kinerja organ reproduksi pada pria dan wanita.
  3. Berkat adanya hormon tiroksin, tubuh wanita dapat mengalami ovulasi dan menstruasi secara teratur setiap bulan.

Sedangkan pada pria, hormon tiroksin berperan dalam merangsang hormon yang mengatur proses pembentukan sperma.5. Merangsang Produksi Hormon Pertumbuhan Hormon tiroksin berperan penting dalam pertumbuhan otak janin di dalam kandungan dan memastikan tumbuh kembang bayi berjalan lancar setelah dilahirkan.

  • Kekurangan dan Kelebihan Hormon Tiroksin
  • Terlalu sedikit atau terlalu banyak hormon tiroksin dalam tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan. Berikut ini adalah berbagai dampak yang dapat dialami tubuh apabila kekurangan atau kelebihan hormon tiroksin :
  • 1. Kelebihan Hormon Tiroksin
  • Kondisi ketika tubuh terlalu banyak hormon tiroksin dalam darah disebut tirotoksikosis. Tanda-tandanya adalah sebagai berikut :

a. Gondok atau pembengkakan di bagian leher karena kelenjar tiroid membesar.b. Siklus menstruasi tidak teratur.c. Berat badan berkurang.d. Tidak tahan terhadap suhu atau cuaca panas.e. Kelelahan f. Emosi dan mood yang cepat berubah, misalnya menjadi cemas dan lebih mudah marah.g. Jantung berdetak lebih cepat.h. Gangguan pencernaan, seperti lebih sering BAB atau perut terasa tidak nyaman.

  1. i. Keringat berlebihan
  2. j. Tangan gemetaran
  3. 2. Kekurangan Hormon Tiroksin

Tubuh juga dapat menghasilkan terlalu sedikit hormon tiroksin. Kondisi ini dikenal sebagai hipotiroidisme. Beberapa gejalanya adalah : a. Kelelahan dan sering mengantuk.b. Berat badan bertambah.c. Wajah membengkak d. Tidak tahan suhu atau udara dingin.e. Nyeri sendi dan otot.f.

  1. Sembelit atau susah buang air besar.g.
  2. Ulit kering h.
  3. Rambut menjadi kering dan tipis.i.
  4. Menstruasi tidak teratur.j.
  5. Masalah kesuburan k.
  6. Detak jantung melambat.
  7. Langkah-langkah untuk Menjaga Fungsi Hormon Tiroksin Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk memelihara kesehatan kelenjar tiroid : 1.
See also:  How Does Diabetes Affect The Feet?

Mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang, seperti buah, sayuran, susu dan produk olahannya, serta makanan laut.2. Mengurangi makanan yang mengandung lemak jahat dan karbohidrat sederhana, seperti gula, makanan cepat saji, dan makanan olahan.3. Menghindari konsumsi jeroan, seperti bagian usus, babat, atau limpa hewan.4.

  • 5. Tidak merokok
  • 6. Rutin berolahraga
  • Referensi :

R. Satriono, dkk.2010. Pengaruh Pemberian Hormon Tiroksin Terhadap Intelligence Quotient pada Anak Sekolah yang Menderita Gondok di Daerah Endemik : Penelitian Terkontrol Acak Tersamar Ganda, Sari pediatric. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Aakre, et al.2017.

Associations between Thyroid Dysfunction and Developmental Status in Children with Excessive Iodine Status. PloS One, National Institutes of Health,2019.U.S. National Library of Medicine MedlinePlus. Thyroxine (T4) Test, National Institutes of Health,2016. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases.

Hypothyroidism (Underactive Thyroid). Harvard Health Publishing Harvard Medical School. Healthy Eating for a Healthy Thyroid, Mayo Clinic.2020. Diseases and Conditons. Hyperthyroidism (Overactive Thyroid). Lab Tests Online, American Association for Clinical Chemistry,2018.

Bagaimana cara kerja hormon glukagon?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Glukagon adalah antagonis dari insulin, yang disekresikan pada saat kadar gula darah dalam darah rendah. Pada prinsipnya peran glukagon yaitu menaikkan kadar gula di dalam darah. Glukagon diproduksi di sel alfa dari pankreas.

Glukagon dihasilkan dari proglukagon, disandi oleh gen GCG, Pankreas melepaskan glukagon ketika jumlah glukosa dalam aliran darah terlalu rendah. Glukagon menyebabkan hati melakukan glikogenolisis: mengubah glikogen yang disimpan menjadi glukosa, yang kemudian dilepaskan ke dalam aliran darah. Kadar glukosa darah yang tinggi, di sisi lain, merangsang pelepasan insulin.

Insulin memungkinkan glukosa untuk diambil dan digunakan oleh jaringan yang bergantung pada insulin. Dengan demikian, glukagon dan insulin adalah bagian dari sistem umpan balik yang menjaga kadar glukosa darah tetap stabil. Glukagon meningkatkan pengeluaran energi dan meningkat pada kondisi stres.

Apa itu sel beta?

Bagian utama pankreas – Gambar 9. Bagian utama pankreas Bagian utama pankreas terdiri dari :

  1. Kepala Pankreas : Menempel pada usus halus, kepala merupakan bagian terluas dari pankreas.
  2. Badan Pankreas : Bagian yang berada diantara kepala dan ekor, Badan merupakan bagian paling penting pada pankreas.
  3. Ekor Pankreas : Bagian meruncing yang ada di perut kiri. Bagian ekor merupakan bagian terakhir dari tubuh pankreas.

Pankreas memiliki saluran (duktus pankreatikus) menuju duo denum, berfungsi menyalurkan enzimenzim yang dihasilkan pankreas untuk membantu sistem pencernaan. (fungsi eksokrin pankreas). Duktus Pankreatikus Duktus pankreatikus terdapat dua saluran yang mengalirkan hasil sekresi pankreas ke dalam duodenum : Gambar 10. Duktus Pankreatikus

  • Ductus Wirsung, yang bersatu dengan duktus choledukus, kemudian masuk ke dalam duodenum melalui sphincter oddi.
  • Ductus Sartorini, yang lebih kecil langsung masuk ke dalam duodenum di sebelah atas sphincter oddi. Saluran ini memberi petunjuk dari pankreas dan mengosongkan duodenum sekitar 2,5 cm di atas ampulla hepatopankreatik.

Jaringan Utama Pankreas Gambar 11. Jaringan utama Pankreas Pankreas terdiri dari 2 jaringan utama, yaitu:

  1. Acini, menghasilkan enzim pencernaan
  2. Pulau Langerhans, merupakan kumpulan sel berbentuk ovoid tersebar di seluruh pankreas dengan berat hanya 1-3 % dari berat total pankreas. Besar pulau langerhans yang terkecil adalah 50µ, sedangkan yang terbesar 300µ, terbanyak adalah yang besarnya 100225µ. Jumlah semua pulau langerhans di pankreas diperkirakan antara 1-2 juta.

Jenis Sel Penghasil Hormon di Pulau-pulau Langerhans:

  1. Sel Alfa Pankreas, merupakan sel yang berfungsi untuk menghasilkan Hormon Glukagon. Hormon Glukagon berfungsi untuk meningkatkan kadar gula dalam darah, dan memecah cadangan gula dalam hati lalu membawanya ke darah. Sel Alfa berjumlah sekitar 25% dari pulau langerhans.
  2. Sel Beta Pankreas, merupakan sel yang berfungsi untuk menghasilkan hormon Insulin. Hormon Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah, apabila kadar gula dalam darah berlebihan, maka insulin akan menyimpan gula berlebih tersebut dalam hati. Apabila hormon insulin tidak ada, atau sedikit maka orang tersebut akan terkena penyakit diabetes melitus. Sel Beta berjumlah sekitar 70% dari pulau langerhans.
  3. Sel F Pankreas (Sel Gamma Pankreas), merupakan sel yang berfungsi menghasilkan Polipeptida Pankreas. Polipeptida ini dapat berfungsi untuk memperlambat penyerapan makanan, namun fungsi utamanya masih belum diketahui. Sel Gamma berupa sel renik (sangat kecil) dan berjumlah kurang dari 1% dari pulau langerhans.
  4. Sel Delta Pankreas, merupakan sel yang berfungsi untuk menghasilkan somatostatin. Hormon Somatostatin berfungsi untuk menghambat sekresi Glukagon oleh sela Alfa pankreas, dan menghambat sekresi Insulin oleh sel beta pankreas, serta menghambat produksi polipeptida oleh Sel F pankreas. Intinya Hormon Somatostatin akan menghambat sekresi sel lainnya. Jumlah sel Delta kurang dari 5% dari pulau langerhans.

Gambar 12. Contoh Preparat Penampang Pulau Langerhans. Pengamatan menggunakan mikroskop dengan perbesaran 100 x

Insulin berasal dari apa?

Saat ini, insulin manusia dan insulin analog telah menggantikan insulin yang berasal dari ekstrak pankreas hewan.

Adblock
detector