Gula Yang Berlebih Didalam Darah Dapat Memicu Penyakit Diabetes?

Gula Yang Berlebih Didalam Darah Dapat Memicu Penyakit Diabetes
Kurangi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi – Bagi orang yang memiliki risiko kenaikan kadar gula darah yang tinggi, maka sebaiknya kurangi makanan yang mengandung tinggi serta makanan manis. Hal ini dikarenakan tubuh akan mengolah karbohidrat yang dikonsumsi menjadi gula atau glukosa yang diolah menjadi energi, akibatnya kadar gula darah dalam tubuh menjadi tinggi.

Gula yang berlebih didalam darah dapat memicu penyakit apa?

6. Hipertensi – Riset dari dalam jurnal Hypertension (2011) mencoba mengamati hubungan kebanyakan makan gula dan minuman manis terhadap peningkatan faktor risiko penyakit jantung. Penelitian ini dilakukan pada 2.696 masyarakat berusia 40 – 59 tahun dari Amerika Serikat dan Inggris.

Apa yang terjadi jika kita terlalu banyak makan gula?

5. Tekanan darah tinggi – Studi dalam Hypertension mencoba melakukan pengamatan terkait hubungan asupan gula berlebih, terhadap naiknya faktor risiko seseorang mengalami masalah jantung. Studi dilakukan terhadap 2.696 orang asal Inggris dan Amerika dengan rentang usia antara 40 sampai 59 tahun.

Hasil studi menunjukkan bahwa asupan gula berlebih bisa meningkatkan tekanan darah. Lebih lanjut, tekanan darah tinggi juga menjadi salah satu pemicu masalah jantung. Ini berarti, terlalu banyak konsumsi gula bisa meningkatkan risiko terhadap dua kondisi kesehatan tersebut. Selain itu, konsumsi gula terlalu banyak tentu saja bisa berdampak pada naiknya gula darah yang berujung pada penyakit diabetes.

Nah, mulai sekarang, sebaiknya kurangi konsumsi makanan maupun minuman dengan kandungan gula tinggi. Gantilah dengan menu makan yang sehat dari buah dan sayur. Jangan lupa, lakukan pemeriksaan gula darah secara rutin untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan lebih dini.

Kelebihan gula namanya apa?

6 Penyakit yang Disebabkan oleh Gula Berlebih, Tidak Hanya Diabetes – Hot Liputan6.com Ilustrasi Gula (iStockphoto) Liputan6.com, Jakarta Penyakit yang disebabkan oleh berlebih ternyata tidak hanya diabetes. Masih ada beberapa penyakit lainnya yang dapat disebabkan karena kamu terlalu banyak mengonsumsi gula.

Hal ini patut diperhatikan karena gula tidak bisa dilepaskan dari makanan dan minuman sehari-hari banyak orang. Berbagai makanan dan minuman seperti nasi putih, es krim, soda, hingga permen semuanya mengandung, Rasanya yang manis tentu menjadi daya tarik paling utama. Namun, secara langsung maupun tidak langsung konsumsi gula berlebihan menyebabkan berbagai penyakit.

Penyakit yang disebabkan oleh gula berlebih merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Oleh karena itu, kamu harus benar-benar memerhatikan konsumsi gula setiap harinya. Tentunya kamu tidak ingin terserang penyakit-penyakit berbahaya ini. Berikut Liputan6.com rangkum tentang penyakit yang disebabkan oleh berlebih selain diabetes dari berbagai sumber, Rabu (4/12/2019).

  1. Gigi Rusak (sumber: iStockphoto) Penyakit yang disebabkan oleh gula berlebih pertama adalah gigi rusak.
  2. Gula merupakan pemicu adanya bakteri jahat yang menghasilkan asam di mulut.
  3. Bakteri jahat ini memakan gula yang kamu makan dan membentuk plak pada gigi.
  4. Plak adalah lapisan lunak dan lengket di gigi yang terdiri dari 70 persen bakteri yang berasal dari air liur.
See also:  How Does Someone Obtain Type 1 Diabetes?

Plak pada gigi yang tidak hilang dengan air liur dan tidak terangkat saat disikat membuat pH mulut menurun sehingga membuatnya menjadi lebih asam. Lama-lama, hal ini bisa melemahkan dan menghancurkan email gigi yang pada akhirnya bisa membentuk lubang kecil di gigi.

Jika dibiarkan, lubang ini akan terus membesar hingga menyebar ke lapisan gigi yang lebih dalam dan bisa mengakibatkan rasa sakit. Berbagai gejala seperti sakit gigi, sakit saat mengunyah, dan gigi sensitif terhadap makanan dan minuman manis, panas, atau dingin akan kamu rasakan saat gigi sudah rusak.

Obesitas (iStockphoto) Makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan biasanya mengandung kalori. Jadi, semakin banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula, semakin banyak pula kalori yang kamu konsumsi. Penyakit yang disebabkan oleh gula berlebih selanjutnya adalah obesitas.

  • Hal ini karena gula mematikan sistem kendali nafsu makan, sehingga sekali saja kamu makan dan minum manis, kamu tidak bisa berhenti dan ingin mengonsumsi makanan manis lainnya.
  • Akibatnya, jika kebiasaan ini dibiarkan terus menerus maka bukan tidak mungkin kamu mengalami berat badan berlebih atau obesitas.

Obesitas bahkan menjadi penyakit akibat gula yang bisa menjadi memicu berbagai penyakit kronis lainnya. Ilustraasi foto Liputan6 Penyakit yang disebabkan oleh gula berlebih selanjutnya adalah Alzheimer. Sebuah penelitian di Inggris, menemukan fakta bahwa kelebihan glukosa dapat merusak enzim penting di otak yang merespon peradangan.

  • Akibat terganggunya enzim tertentu ini, sel-sel otak lebih mudah mengalami peradangan yang bisa berujung pada Alzheimer.
  • Alzheimer merupakan penyakit degeneratif yang mengakibatkan hilangnya neuron (sel otak) dan sinapsis (persimpangan antara sel-sel otak) secara bertahap.
  • Ondisi ini mengakibatkan penurunan fungsi otak seiring berjalannya waktu.

Penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, serta perubahan perilaku sehari-hari menjadi tanda-tanda penyakit Alzheimer. Pada akhirnya, seseorang yang terkena Alzheimer yang cukup parah harus dibantu orang lain dalam melakukan berbagai hal. Ilustrasi jantung (iStock) Penyakit yang disebabkan gula berlebih selanjutnya adalah penyakit jantung.

  • Dalam penelitian yang diterbitkani Journal of the American Medical Association, dinemukan fakta orang yang 17 hingga 21 persen kalorinya berasal dari gula tambahan memiliki risiko meninggal akibat penyakit jantung sebesar 38 persen lebih tinggi.
  • Hubungan antara banyaknya konsumsi gula dan berakibat pada penyakit jantung sebenarnya tidak secara langsung.
See also:  Diagnosis Diabetes Mellitus Who?

Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat membuat hati bekerja lebih keras. Hal ini karena lemak yang menumpuk di dalam hati saat kamu mengonsumsi makanan dan minuman manis. Perlemakan hati inilah yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

  • Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak gula juga dapat meningkatkan tekanan darah dan peradangan kronis yang memicu penyakit jantung.
  • Hiperglikemia / Sumber: iStockphoto Penyakit yang disebabkan oleh gula berlebih berikutnya adalah Hiperglikemia.
  • Hiperglikemia adalah penyakit gula darah tinggi sebagai komplikasi dari diabetes.

Biasanya, berbagai faktor yang dapat memicu diabetes mengalami hiperglikemia yaitu makanan yang tidak dijaga, kurang gerak, obat-obatan nondiabetes yang bisa menaikkan gula darah, dan melewatkan konsumsi obat penurun gula darah atau suntik insulin. Hiperglikemia termasuk masalah kesehatan yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

  1. Biasanya, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada mata, ginjal, saraf, dan juga jantung.
  2. Tak hanya itu, hiperglikemia juga bisa menyebabkan Anda mengalami koma.
  3. Diabetes Penyakit yang disebabkan oleh gula berlebih yang paling dikenal tentunya adalah diabetes.
  4. Risiko diabetes ditemukan pada mereka yang mengonsumsi minuman dengan gula berlebih, seperti soda, es teh manis, minuman energi, dan sebagainya.

Diabetes dipacu dengan terhambatnya produksi hormon insulin. Hormon insulin berguna untuk mengubah makanan menjadi energi. : 6 Penyakit yang Disebabkan oleh Gula Berlebih, Tidak Hanya Diabetes – Hot Liputan6.com

Apakah stress bisa menyebabkan gula darah naik?

Cara mudah mengurangi stres – Gula Yang Berlebih Didalam Darah Dapat Memicu Penyakit Diabetes Stres dapat memicu banyak masalah kesehatan, baik bagi pengidap diabetes maupun nondiabetesi. Guna menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi stres.

Saat berada dalam situasi penuh tekanan, carilah tempat yang sunyi untuk menenangkan diri selama 5–10 menit. Berlatih menarik napas dalam dengan melakukan teknik pernapasan dan meditasi. Berkumpul dengan keluarga bila Anda stres karena jarang bertemu keluarga. Menyeimbangkan kehidupan kerja dan berkeluarga. Menjalani psikoterapi dengan psikolog atau psikiater. Bergabung ke dalam support group, Menjalani pola hidup sehat sebaik mungkin.

Meski tidak secara langsung menyebabkan diabetes, stres dapat memicu kenaikan gula darah yang menjadi faktor risikonya. Jika Anda mulai merasa kewalahan dengan stres, cobalah beberapa langkah sederhana untuk mengelolanya.

Berapa Banyak konsumsi gula per hari?

Pria : 9 Sendok Teh (Gula) & Wanita : 6 Sendok Teh – Jika berdasarkan keterangan dari AHA (American Heart Association, untuk takaran maksimal konsumsi gula per harinya yakni :

See also:  Gestational Diabetes When To Test?

Pria

Untuk pria, setidaknya dianjurkan mengkonsumsi gula sebanyak 150 kalori per harinya atau setara dengan 37,5 gram yang sama dengan 9 sendok teh;

Wanita

Sedangkan untuk wanita, takaran gula per hari yang dianjurkan adalah sebanyak 100 kalori atau setara dengan 25 gram atau lebih tepatnya adalah 6 sendok teh. Agar kamu bisa lebih mudah memahaminya dengan menggunakan perbandingan, untuk satu kaleng minuman yang ada kandungan soda sebanyak 12 ons, maka itu sama dengan 140 kalori dari gula itu.

Apa penyebab kelebihan gula?

Halodoc, Jakarta – Pernah merasa selalu haus atau tubuh terasa lemas meski sudah mengonsumsi makanan? Hmm, barangkali hal ini menandai kalau gula darah dalam tubuhmu sedang meningkat. Awas, jangan anggap remeh kondisi ini, sebab gula darah yang meroket berkaitan dengan diabetes.

  1. Bahkan, bisa mengakibatkan kerusakan saraf, pembuluh darah, dan bisa mengancam nyawa.
  2. Normalnya kadar gula darah apabila dirinya memiliki kadar gula darah puasa lebih dari 126 miligram per desiliter (mg/dl) atau kadar gula darah sewaktu lebih dari 200 mg/dl.
  3. Adar gula darah yang meroket ini sering dialami pengidap diabetes.

Penyebabnya bisa karena lupa atau tidak mengonsumsi obat penurun glukosa atau menyuntikkan insulin. Nah, selain kedua obat tersebut, kurangnya aktivitas fisik, stres, infeksi, dan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, juga bisa jadi penyebab naiknya kadar gula darah.

Apa manfaat makan gula?

8. Memperbaiki mood – Suasana hati seseorang bisa berubah karena banyak hal. Bisa saja karena mengalami sesuatu yang buruk atau memang dalam kondisi kesehatan yang tidak bagus. Para perempuan juga bisa mengalami mood jelek pada saat menstruasi. Ketika mengalami kondisi suasana hati buruk, disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis.

Apakah boleh makan manis setiap hari?

Berbagai Cara Makan Manis Agar Tidak Berdampak Buruk untuk Kesehatan – Ada banyak dampak buruk yang dapat terjadi saat makan terlalu banyak gula, seperti pada gigi, sistem kekebalan tubuh, kadar gula darah, hingga berat badan. Semakin banyak makanan manis yang kamu makan setiap hari, semakin tinggi juga risiko kesehatan yang dapat terjadi.

Saat kamu mengonsumsi terlalu banyak gula, kadar gula darah dapat melonjak secara tiba-tiba. Ketika gula darah naik, kamu dapat merasa lapar dan menginginkan lebih banyak makanan manis. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui cara untuk tetap sehat meski mengonsumsi banyak makan manis. Jangan khawatir! Bagi kamu pecinta makanan manis, ada trik yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh meski sering makan manis.

Mau tahu?

Adblock
detector