Mengapa Diabetes Menyebabkan Jantung Koroner?

Mengapa Diabetes Menyebabkan Jantung Koroner
ubuh, sehingga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Diabetes dan Hipertensi Picu Penyakit Jantung Pengidap diabetes rentan untuk terkena serangan jantung, tetapi risikonya semakin tinggi pada pengidap diabetes tipe 2. Hubungan antara penyakit diabetes dengan serangan jantung berawal dari tingginya kadar gula pengidap diabetes.

Pasalnya, kadar gula yang tinggi bila dibiarkan tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini dikarenakan, glukosa berlebih yang mengalir dalam darah pengidap diabetes dapat merusak pembuluh darah dan akhirnya memicu serangan jantung. Melansir dari Direktorat P2PTM Kementerian Kesehatan RI, bila pembuluh darah besar koroner mengalami kerusakan akibat diabetes yang tidak terkontrol, maka pembuluh darah jantung yang rusak dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan serangan jantung mendadak.

Selain itu, tingginya tekanan darah akibat hipertensi dapat mengakibatkan aterosklerosis, Kondisi tersebut adalah terjadinya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah koroner, sehingga menimbulkan pembentukan plak. Plak yang terbentuk ini nantinya akan membuat pembuluh darah koroner menyempit, bahkan penyumbatan mendadak juga bisa saja terjadi.

  1. Akibatnya, gejala seperti nyeri pada dada, sesak napas, irama jantung tidak teratur, pingsan, hingga dampak yang lebih fatal dapat terjadi.
  2. Sebab, asupan darah yang dialirkan ke seluruh tubuh menuju jantung tidak dapat tercukupi dengan baik.
  3. Tak hanya mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah koroner, tekanan yang berlebihan pada pembuluh darah akan membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah.

Kondisi ini dapat memicu terjadinya penebalan dan penurunan elastisitas otot jantung. Baca juga: Diabetes Melitus Picu Terjadinya Gangguan Sistem Endokrin Jangan Sampai Putus Obat Penjelasan sebelumnya membuktikan bahwa diabetes sangat berkaitan dengan hipertensi, yang bila dibiarkan nantinya dapat memicu terjadinya komplikasi penyakit jantung.

  1. Eduanya saling berkesinambungan dan memiliki faktor pemicu yang sama.
  2. Maka dari itu, pengidap diabetes dan hipertensi tentu harus menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter.
  3. Sebenarnya penggunaan obat-obatan tidak dapat menyembuhkan diabetes atau hipertensi secara total.
  4. Namun, melalui konsumsi obat diabetes dan suntik insulin, pengidap diabetes dapat mengontrol kadar gula dalam darah.

Pengidap hipertensi pun juga dapat menjaga tekanan darahnya melalui penggunaan obat. Alhasil, risiko terjadinya komplikasi yang lebih serius seperti penyakit jantung dapat berkurang. Selain itu, penerapan gaya hidup yang lebih sehat juga perlu diterapkan.

Misalnya seperti mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan kaya nutrisi, menghindari asupan yang dianggap pantangan, rutin berolahraga, serta mengelola stres dengan baik. Baca juga: Adakah Hubungan Diabetes dengan Hipertensi? Begini Penjelasannya Selain menjalani pengobatan dan menerapkan pola hidup sehat, pemeriksaan fisik secara rutin juga diperlukan bagi pengidap diabetes.

Apabila kamu atau orang terdekatmu mengidap diabetes dan memerlukan pemeriksaan fisik, kamu dapat membuat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc, Tentunya tanpa harus menunggu atau mengantri berlama-lama di rumah sakit. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang! Mengapa Diabetes Menyebabkan Jantung Koroner Referensi:

See also:  When Is Insulin Required For Type 2 Diabetes?

Kenapa diabetes bisa menyebabkan gagal jantung?

1. Aterosklerosis – Hormon insulin memiliki berbagai dampak pada jaringan tubuh. Dampak tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk obesitas dan akumulasi lemak pada bagian perut atau abdomen. Ketika diabetes tipe 2 terjadi, tubuh menjadi tidak peka terhadap hormon insulin yang diproduksi, sehingga menyebabkan terjadinya resistensi insulin.

Penyakit jantung dan diabetes Apakah Saling Berhubungan?

Hubungan Diabetes dan Serangan Jantung – Pengidap diabetes rentan mengalami serangan jantung, tetapi risikonya semakin tinggi pada orang yang mengidap penyakit diabetes tipe 2. Penyakit kardiovaskular disebut sebagai penyakit yang menempati urutan pertama penyebab kematian pada pengidap diabetes.

Hubungan serangan jantung dan penyakit diabetes berawal dari tinggi kadar gula darah pengidapnya. Kadar gula yang tinggi dan dibiarkan tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko penyakit jantung menyerang. Pasalnya, glukosa berlebih yang mengalir dalam darah bisa merusak pembuluh darah dan pada akhirnya memicu serangan jantung.

Kerusakan yang disebabkan antara lain terjadinya penumpukan lemak akibat kolesterol atau plak disebut dengan aterosklerosis. Orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes memiliki potensi yang lebih besar mengidap penyakit jantung. Kabar buruknya, risiko komplikasi penyakit bisa menyerang pada usia muda.

Risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung lima kali lebih besar pada laki-laki usia paruh baya, dan delapan kali lebih besar pada perempuan yang mengidap diabetes. Baca juga: Hati-hati, Inilah 8 Komplikasi dari Diabetes Tipe 1 Serangan jantung bisa muncul secara mendadak, biasanya ditandai dengan beberapa gejala.

Umumnya, gejala serangan jantung pada pengidap diabetes tidak berbeda jauh dengan penyakit jantung pada umumnya. Penyakit serangan jantung ditandai dengan munculnya rasa sakit di dada yang menjalar sampai ke lengan, bahu, leher, rahang, bahkan punggung.

  1. Selain itu, kondisi ini juga memicu gejala berupa sesak napas, mual dan muntah, serta rasa cemas.
  2. Serangan jantung pada pengidap diabetes sering disebut sebagai “serangan jantung hening” karena gejala-gejala umum tersebut bisa saja tidak muncul.
  3. Selain itu, pengidap diabetes seringnya juga kesulitan untuk mengenali dan membedakan gejala penyakit yang muncul.
See also:  How To Distinguish Type 1 And Type 2 Diabetes?

Alhasil, pertolongan sering terlambat diberikan dan hal itu bisa berakibat fatal pada kondisi pengidap penyakit ini. Serangan jantung yang tidak memicu gejala adalah kondisi paling berbahaya yang harus benar-benar diwaspadai. Sayangnya, risiko penyakit serangan jantung yang satu ini sangat berisiko terjadi pada orang yang mengidap penyakit diabetes.

Selain kadar gula darah, serangan jantung pada pengidap diabetes juga bisa disebabkan oleh neuropati diabetik, yaitu kondisi yang bisa memicu kerusakan pada saraf yang mengatur kerja jantung, termasuk otot pada dada dan punggung yang biasanya menyertai serangan jantung. Baca juga: Diabetes Tak Terkontrol Sebabkan Neuropati Diabetik, Ini Alasannya Masih penasaran tentang hubungan antara penyakit diabetes dengan serangan jantung, dan mengapa hal ini bisa terjadi? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja.

Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Kenapa bisa terjadi komplikasi diabetes?

Salah satu penyebab komplikasi diabetes melitus adalah peningkatan atau penurunan kadar gula darah secara drastis. Kondisi ini dapat mengancam nyawa apabila tidak mendapatkan penanganan segera.

Apakah penderita diabetes bisa mengeluarkan sperma?

Penelitian menunjukkan bahwa diabetes memang tidak berpengaruh secara langsung terhadap motilitas sperma, namun diabetes bisa menyebabkan kondisi-kondisi lainnya yang bisa mempengaruhi kesuburan, misalnya saja: diabetes meningkatkan risiko terjadinya gangguan ereksi (disfungsi ereksi) dan gangguan ejakulasi.

Mengapa diabetes sering menyerang kaki?

Diabetes dan Kaki Diabetik – Penyakit Diabetes melitus tipe 2 ini memiliki banyak komplikasi, salah satunya adalah kaki diabetes. Kaki diabetes adalah kelainan tungkai kaki bawah akibat kadar gula darah pada pasien dibetes yang tidak terkendali. Kelainan kaki diabetes melitus dapat disebabkan adanya gangguan pembuluh darah, gangguan persyarafan dan adanya infeksi.

See also:  Orang Yang Menderita Diabetes Melitus Mengandung Senyawa?

Mengapa saya membahas tentang kaki? Karena kaki adalah anggota tubuh yang berada paling bawah dan kadang jarang menjadi pusat perhatian kita, apalagi pnderita diabetes yang sudah memiliki gangguan pembuluh darah, gangguan persepsi saraf nyerinya terganggu, sehingga trauma atau luka kecil pada kaki tidak dirasakan dan lama kelamaan dikarenakan kebersihan kaki dan gula darah yang tidak terjaga menyebabkan infeksi serius pada kaki.

Sering kali kita jumpai penderita mengeluh kaki terasa sakit, kebas, dingin, kaki tampak pucat atau kebiru-biruan dan luka yang sukar sembuh. Tidak jarang pasien datang pada saat kakinya sudah mengalami infeksi dan berkembang menjadi tukak (gangren). Beberapa penelitian di Indonesia melaporkan bahwa angka kematian ulkus gangren pada penyandang diabetes mellitus berkisar 17% -32%, sedangkan angka laju amputasi berkisar antara 15% – 30%.

Apa saja yang dapat menyebabkan gagal jantung?

Penyebab dan Hal- H al yang Dapat Meningkatkan Risiko Gagal Jantung – Gagal jantung adalah kondisi yang terjadi akibat adanya suatu penyakit kronis yang membuat jantung kaku, lemah, bekerja terlalu keras dalam jangka panjang, atau mengalami kerusakan struktural, misalnya pada otot atau katup jantung.

Apakah penyakit diabetes bisa menyebabkan komplikasi?

Apa saja komplikasi dan akibat dari Diabetes? – Direktorat P2PTM 28 Januari 2019 Mengapa Diabetes Menyebabkan Jantung Koroner Komplikasi Diabetes berkembang secara bertahap. Ketika terlalu banyak gula menetap dalam aliran darah untuk waktu yang lama, hal itu dapat mempengaruhi pembuluh darah, saraf, mata, ginjal dan sistem kardiovaskular. Komplikasi termasuk serangan jantung dan stroke, infeksi kaki yang berat (menyebabkan gangren, dapat mengakibatkan amputasi), gagal ginjal stadium akhir dan disfungsi seksual.

Adblock
detector